{"id":9078,"date":"2026-09-02T12:45:57","date_gmt":"2026-09-02T12:45:57","guid":{"rendered":"https:\/\/julfian.com\/?p=9078"},"modified":"2026-09-02T12:45:57","modified_gmt":"2026-09-02T12:45:57","slug":"perhitungan-kolom-beton-bertulang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/","title":{"rendered":"Perhitungan Kolom Beton Bertulang: Rumus &#038; Contoh"},"content":{"rendered":"<div class=\"ds-virtual-list-items _6f2c522\">\n<div class=\"ds-virtual-list-visible-items\">\n<div class=\"_4f9bf79 d7dc56a8 _43c05b5\" data-virtual-list-item-key=\"2\">\n<div class=\"ds-message _63c77b1\">\n<div class=\"ds-markdown ds-assistant-message-main-content\">\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Perhitungan kolom beton bertulang merupakan fondasi utama dalam memastikan kekuatan dan keamanan sebuah bangunan. Pada dasarnya, kolom berfungsi sebagai elemen vertikal yang menyalurkan beban dari struktur atas ke pondasi, sehingga kesalahan dalam perhitungan dapat berakibat fatal. Oleh karena itu, memahami cara menghitung kolom beton bertulang dengan benar menjadi keharusan bagi setiap perencana struktur. Selain itu, proses ini melibatkan serangkaian tahapan terstruktur, mulai dari pengumpulan data hingga pemeriksaan kapasitas, yang semuanya harus mengacu pada standar yang berlaku seperti SNI 2847:2019 tentang persyaratan beton struktural. Bahkan, untuk bangunan bertingkat,\u00a0<\/span><span class=\"\">perhitungan kolom beton rumah 2 lantai<\/span><span class=\"\"> memerlukan ketelitian ekstra di bandingkan rumah satu lantai.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_87_1 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewbox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseprofile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#Apa_Itu_Kolom_Beton_Bertulang\" >Apa Itu Kolom Beton Bertulang?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#Dasar_Perencanaan_dan_Data_yang_Dibutuhkan\" >Dasar Perencanaan dan Data yang Dibutuhkan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#Tahapan_Perhitungan_Kolom_Beton_Bertulang\" >Tahapan Perhitungan Kolom Beton Bertulang<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#1_Menentukan_Dimensi_Awal_Kolom\" >1. Menentukan Dimensi Awal Kolom<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#2_Menentukan_Mutu_Material\" >2. Menentukan Mutu Material<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#3_Menghitung_Luas_Penampang\" >3. Menghitung Luas Penampang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#4_Menghitung_Beban_yang_Di_terima_Kolom\" >4. Menghitung Beban yang Di terima Kolom<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#5_Menentukan_Gaya_Aksial_Terfaktor_Pu\" >5. Menentukan Gaya Aksial Terfaktor (Pu)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#6_Menentukan_Momen_Mu\" >6. Menentukan Momen (Mu)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#7_Menentukan_Gaya_Geser_Vu\" >7. Menentukan Gaya Geser (Vu)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#8_Memeriksa_Kelangsingan_Kolom\" >8. Memeriksa Kelangsingan Kolom<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#9_Menghitung_Kebutuhan_Tulangan_Longitudinal\" >9. Menghitung Kebutuhan Tulangan Longitudinal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#10_Menghitung_Tulangan_Sengkang\" >10. Menghitung Tulangan Sengkang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#11-16_Pemeriksaan_Kapasitas\" >11-16. Pemeriksaan Kapasitas<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#Contoh_Perhitungan_Kolom_Beton_Bertulang\" >Contoh Perhitungan Kolom Beton Bertulang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#Perhitungan_Kolom_untuk_Beban_Gempa\" >Perhitungan Kolom untuk Beban Gempa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#Kesalahan_Umum_dalam_Perhitungan_Kolom\" >Kesalahan Umum dalam Perhitungan Kolom<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#FAQ_Perhitungan_Kolom_Beton_Bertulang\" >FAQ Perhitungan Kolom Beton Bertulang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#Butuh_Bantuan_Perhitungan_Struktur\" >Butuh Bantuan Perhitungan Struktur?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Kolom_Beton_Bertulang\"><\/span><span class=\"\">Apa Itu Kolom Beton Bertulang?<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Secara sederhana, kolom beton bertulang adalah komponen struktur tekan yang didesain untuk menahan beban aksial, baik sentris maupun eksentris, serta momen lentur yang bekerja padanya. Lebih jauh lagi, elemen ini terdiri dari beton yang berfungsi menahan tekanan dan tulangan baja longitudinal yang menahan tarikan, serta tulangan sengkang yang berperan sebagai pengekang dan penahan gaya geser. Dengan kata lain, fungsi beton pada kolom adalah memberikan kekuatan tekan yang besar, sementara tulangan longitudinal mencegah kegagalan tarik dan meningkatkan daktilitas. Sementara itu, perbedaan utama antara kolom dan balok terletak pada fungsi utamanya: kolom menahan beban aksial dominan dengan momen sekunder, sedangkan balok di dominasi oleh momen lentur dengan gaya aksial kecil.<\/span><\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Jenis kolom beton bertulang beragam, mulai dari kolom persegi, persegi panjang, bulat, hingga penampang khusus sesuai kebutuhan arsitektur dan struktural. Dengan demikian, pemilihan jenis kolom sangat memengaruhi\u00a0<\/span><span class=\"\">perhitungan struktur kolom beton<\/span><span class=\"\"> dan efisiensi material. Sebagai contoh, kolom bulat sering di gunakan pada bangunan tinggi karena memiliki daktilitas yang lebih baik di bandingkan kolom persegi.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dasar_Perencanaan_dan_Data_yang_Dibutuhkan\"><\/span><span class=\"\">Dasar Perencanaan dan Data yang Dibutuhkan<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Perencanaan kolom beton bertulang tidak bisa di lakukan secara sembarangan, karena ada tiga standar utama yang menjadi acuan. Pertama, SNI 2847:2019 untuk persyaratan beton struktural. Kedua, SNI 1726:2019 untuk ketahanan gempa. Ketiga, SNI 1727 untuk beban minimum bangunan. Dengan mengacu pada standar-standar ini, segala hal mulai dari mutu material, <\/span><span class=\"\">perhitungan beban kolom beton<\/span><span class=\"\">, hingga detailing tulangan pada daerah gempa dapat di lakukan dengan tepat.<\/span><\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Data yang dibutuhkan dalam perhitungan kolom meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Dimensi kolom<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0dan tinggi kolom efektif<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Mutu beton (fc&#8217;)<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0dan\u00a0<\/span><strong><span class=\"\">mutu baja tulangan (fy)<\/span><\/strong><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Beban mati<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0(berat sendiri, dinding, pelat, finishing)<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Beban hidup<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0sesuai fungsi bangunan<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Beban gempa<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0dan angin<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Kondisi tumpuan<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0dan panjang bentang<\/span><\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Sebagai informasi tambahan, untuk bangunan rumah tinggal,\u00a0<\/span><span class=\"\">perhitungan kolom beton rumah 2 lantai<\/span><span class=\"\">\u00a0membutuhkan data beban yang berbeda dengan rumah 3 lantai. Selain itu, distribusi beban yang tepat sangat krusial dalam\u00a0<\/span><span class=\"\">perhitungan<\/span><span class=\"\"> beban aksial kolom<\/span><span class=\"\">\u00a0karena kesalahan pada tahap ini akan berdampak pada seluruh desain berikutnya.<\/span><\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga: <em><strong><a href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/analisa-harga-satuan-pekerjaan-kolom-praktis-15x15\/\">Analisa Harga Satuan Pekerjaan Kolom Praktis 15\u00d715 Lengkap<\/a><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tahapan_Perhitungan_Kolom_Beton_Bertulang\"><\/span><span class=\"\">Tahapan Perhitungan Kolom Beton Bertulang<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Alur perhitungan kolom di mulai dari penentuan dimensi awal hingga finalisasi desain. Berikut adalah 16 langkah sistematis yang harus dilalui:<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menentukan_Dimensi_Awal_Kolom\"><\/span><span class=\"\">1. Menentukan Dimensi Awal Kolom<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Pertama-tama, ukuran kolom di tentukan berdasarkan beban yang dipikul dan mutu beton. <\/span><span class=\"\">Cara menentukan dimensi kolom beton<\/span><span class=\"\"> bisa menggunakan pendekatan praktis: untuk rumah 1 lantai minimal 15\u00d715 cm, 2 lantai 20\u00d720 cm, dan 3 lantai 25\u00d725 cm atau lebih. Meskipun demikian, dimensi final harus di verifikasi dengan perhitungan struktural agar benar-benar aman.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menentukan_Mutu_Material\"><\/span><span class=\"\">2. Menentukan Mutu Material<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Selanjutnya, mutu material yang dibutuhkan meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">fc&#8217;<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0: Kuat tekan beton (umumnya 20-35 MPa untuk bangunan rumah)<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">fy<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0: Tegangan leleh baja (240 MPa untuk polos, 400 MPa untuk ulir)<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Es<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0: Modulus elastisitas baja = 200.000 MPa<\/span><\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Menghitung_Luas_Penampang\"><\/span><span class=\"\">3. Menghitung Luas Penampang<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Setelah material di tentukan, luas kotor penampang (Ag) di hitung dengan <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Rumus\">rumus<\/a>:<\/span><br \/>\n<strong><span class=\"\">Ag = b \u00d7 h<\/span><\/strong><br \/>\n<span class=\"\">untuk kolom persegi atau persegi panjang. Perlu di ingat bahwa luas penampang ini akan menjadi dasar perhitungan tulangan selanjutnya.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Menghitung_Beban_yang_Di_terima_Kolom\"><\/span><span class=\"\">4. Menghitung Beban yang Di terima Kolom<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Beban yang bekerja pada kolom berasal dari berbagai sumber:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Beban pelat dan balok di atasnya<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Beban dinding dan finishing<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Beban lantai dan struktur di atasnya<\/span><\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Dengan demikian, area pengaruh atau tributary area sangat penting dalam menentukan besaran beban. Selain itu,\u00a0<\/span><span class=\"\">perhitungan beban aksial kolom<\/span><span class=\"\"> di lakukan dengan menjumlahkan seluruh beban mati dan hidup yang masuk ke kolom.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Menentukan_Gaya_Aksial_Terfaktor_Pu\"><\/span><span class=\"\">5. Menentukan Gaya Aksial Terfaktor (Pu)<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Kemudian, Pu adalah gaya aksial maksimum hasil kombinasi pembebanan. Kombinasi yang umum di gunakan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">U = 1,4D<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">U = 1,2D + 1,6L<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">U = 1,2D + 1,0L + 1,0E<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">U = 0,9D + 1,0E<\/span><\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Oleh karena itu, nilai Pu minimum dan maksimum harus di periksa untuk memastikan keamanan.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Menentukan_Momen_Mu\"><\/span><span class=\"\">6. Menentukan Momen (Mu)<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Di sisi lain, momen pada kolom terjadi akibat beban gravitasi dan gempa.\u00a0<\/span><span class=\"\">Perhitungan momen kolom<\/span><span class=\"\">\u00a0meliputi Mux (arah X) dan Muy (arah Y). Momen ini akan memengaruhi eksentrisitas beban, di mana\u00a0<\/span><span class=\"\">M = P \u00d7 e<\/span><span class=\"\">\u00a0menjadi dasar perhitungan\u00a0<\/span><span class=\"\">diagram interaksi kolom beton<\/span><span class=\"\">.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Menentukan_Gaya_Geser_Vu\"><\/span><span class=\"\">7. Menentukan Gaya Geser (Vu)<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Selanjutnya, gaya geser kolom di hitung dari momen ujung kolom di bagi tinggi bersih kolom. <\/span><span class=\"\">Perhitungan geser kolom<\/span><span class=\"\">\u00a0ini penting untuk menentukan kebutuhan tulangan sengkang.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Memeriksa_Kelangsingan_Kolom\"><\/span><span class=\"\">8. Memeriksa Kelangsingan Kolom<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Kelangsingan kolom di hitung dengan rasio <\/span><span class=\"\">klu\/r<\/span><span class=\"\">, di mana:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">k<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0: faktor panjang efektif<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">lu<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0: panjang tak tertumpu<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">r<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0: radius girasi = 0,3h untuk kolom persegi<\/span><\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Jika\u00a0<\/span><span class=\"\">klu\/r &lt; 22<\/span><span class=\"\">, kolom termasuk kolom pendek dan efek orde kedua di abaikan. Akan tetapi, jika lebih, maka kolom langsing dan <\/span><span class=\"\">perhitungan kolom langsing<\/span><span class=\"\">\u00a0harus mempertimbangkan pembesaran momen.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Menghitung_Kebutuhan_Tulangan_Longitudinal\"><\/span><span class=\"\">9. Menghitung Kebutuhan Tulangan Longitudinal<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Setelah semua gaya di ketahui, luas tulangan longitudinal minimum adalah 1% Ag dan maksimum 8% Ag (di luar sambungan). <\/span><span class=\"\">Rumus kolom beton bertulang<\/span><span class=\"\">\u00a0untuk kebutuhan tulangan:<\/span><\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">As = \u03c1 \u00d7 Ag<\/span><\/strong><\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">dengan \u03c1 adalah rasio tulangan yang di tentukan dari diagram interaksi. Dengan demikian, <\/span><span class=\"\">cara menghitung besi kolom<\/span><span class=\"\"> di lakukan dengan memilih kombinasi diameter dan jumlah batang yang memenuhi As.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Menghitung_Tulangan_Sengkang\"><\/span><span class=\"\">10. Menghitung Tulangan Sengkang<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Sengkang berfungsi menahan geser dan mengekang beton. Jarak sengkang maksimum adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">16 \u00d7 diameter tulangan longitudinal<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">48 \u00d7 diameter sengkang<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Dimensi terkecil kolom<\/span><\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Untuk daerah gempa,\u00a0<\/span><span class=\"\">perhitungan sengkang kolom<\/span><span class=\"\">\u00a0di daerah sendi plastis harus lebih rapat, maksimum 100 mm.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"11-16_Pemeriksaan_Kapasitas\"><\/span><span class=\"\">11-16. Pemeriksaan Kapasitas<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Tahap akhir adalah memeriksa kapasitas aksial, lentur, geser, dan interaksi P-M.\u00a0<\/span><span class=\"\">Perhitungan kapasitas kolom beton<\/span><span class=\"\">\u00a0menggunakan diagram interaksi untuk memastikan titik (Pu, Mu) berada di dalam kurva kapasitas. Pada akhirnya,\u00a0<\/span><span class=\"\">diagram interaksi P-M<\/span><span class=\"\">\u00a0adalah alat visual yang sangat membantu dalam memeriksa apakah desain kolom aman.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Perhitungan_Kolom_Beton_Bertulang\"><\/span><span class=\"\">Contoh Perhitungan Kolom Beton Bertulang<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Berikut adalah contoh sederhana perhitungan kolom dengan data:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Dimensi: 30\u00d730 cm<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">fc&#8217; = 25 MPa, fy = 400 MPa<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Pu = 800 kN, Mu = 50 kNm<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Selimut beton = 40 mm, diameter sengkang = 10 mm<\/span><\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Langkah 1: Hitung Ag<\/span><\/strong><br \/>\n<span class=\"\">Ag = 300 \u00d7 300 = 90.000 mm\u00b2<\/span><\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Langkah 2: Hitung kebutuhan tulangan<\/span><\/strong><span class=\"\"> (menggunakan diagram interaksi) di dapat \u03c1 \u2248 1,5%<\/span><\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">As = 0,015 \u00d7 90.000 = 1.350 mm\u00b2<\/span><\/strong><\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Langkah 3: Pilih tulangan<\/span><\/strong><br \/>\n<span class=\"\">Gunakan 6 D16 (As = 6 \u00d7 201 = 1.206 mm\u00b2) atau 8 D16 (As = 1.608 mm\u00b2)<\/span><\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Langkah 4: Hitung sengkang<\/span><\/strong><br \/>\n<span class=\"\">Gunakan D10 dengan jarak 150 mm di tengah dan 100 mm di tumpuan.<\/span><\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Dengan demikian,\u00a0<\/span><span class=\"\">perhitungan tulangan kolom<\/span><span class=\"\">\u00a0ini menghasilkan desain yang aman dan ekonomis.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perhitungan_Kolom_untuk_Beban_Gempa\"><\/span><span class=\"\">Perhitungan Kolom untuk Beban Gempa<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Bangunan di daerah gempa membutuhkan\u00a0<\/span><span class=\"\">desain kolom beton bertulang tahan gempa<\/span><span class=\"\"> dengan persyaratan khusus. Secara spesifik, kolom harus di desain dengan prinsip strong column\u2013weak beam, di mana kolom lebih kuat dari balok agar sendi plastis terjadi di balok. Selain itu, sengkang pada daerah sendi plastis (sekitar 1\/6 tinggi kolom) harus lebih rapat untuk memberikan confinement yang baik.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesalahan_Umum_dalam_Perhitungan_Kolom\"><\/span><span class=\"\">Kesalahan Umum dalam Perhitungan Kolom<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Beberapa kesalahan yang sering terjadi:<\/span><\/p>\n<ol start=\"1\">\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Dimensi kolom terlalu kecil<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0sehingga kapasitas kurang<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Tulangan terlalu sedikit<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0atau terlalu banyak (over-reinforced)<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Sengkang terlalu renggang<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0sehingga tidak efektif menahan geser<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Cover beton tidak sesuai<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0menyebabkan korosi<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Mengabaikan momen<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0pada kolom, padahal semua kolom menerima momen<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Mengabaikan kelangsingan<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0untuk kolom tinggi<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Salah kombinasi pembebanan<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0sehingga Pu dan Mu tidak maksimal<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Tidak memeriksa interaksi P-M<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0yang merupakan syarat mutlak<\/span><\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"FAQ_Perhitungan_Kolom_Beton_Bertulang\"><\/span><span class=\"\">FAQ Perhitungan Kolom Beton Bertulang<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Apa rumus perhitungan kolom beton bertulang?<\/span><\/strong><br \/>\n<span class=\"\">Rumus dasar meliputi: Ag = b\u00d7h, As = \u03c1\u00d7Ag, Pn = 0,85 fc&#8217; (Ag-As) + fy As, dan interaksi P-M menggunakan diagram.<\/span><\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Bagaimana cara menghitung kolom beton?<\/span><\/strong><br \/>\n<span class=\"\">Mulai dengan menentukan data beban dan material, hitung Pu dan Mu, tentukan dimensi, hitung tulangan, lalu periksa kapasitas dengan diagram interaksi.<\/span><\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Berapa ukuran kolom beton yang ideal untuk rumah 2 lantai?<\/span><\/strong><br \/>\n<span class=\"\">Minimum 20\u00d720 cm, tetapi di sarankan 25\u00d725 cm atau lebih tergantung bentang dan beban.<\/span><\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Berapa jarak sengkang kolom yang benar?<\/span><\/strong><br \/>\n<span class=\"\">Maksimum 16D tulangan longitudinal atau 48D sengkang atau dimensi terkecil kolom. Untuk daerah gempa, maksimum 100 mm.<\/span><\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Bagaimana menghitung kebutuhan besi kolom?<\/span><\/strong><br \/>\n<span class=\"\">Hitung As perlu, pilih kombinasi diameter dan jumlah batang, lalu kalikan dengan panjang kolom dan berat per meter.<\/span><\/p>\n<hr \/>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Butuh_Bantuan_Perhitungan_Struktur\"><\/span><span class=\"\">Butuh Bantuan Perhitungan Struktur?<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Perhitungan kolom beton bertulang memang rumit dan membutuhkan ketelitian tinggi. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal pada keamanan bangunan. Jika Anda membutuhkan\u00a0<\/span><span class=\"\">konsultasi tentang <a href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/jasa-renovasi-rumah\/\">jasa renovasi rumah<\/a><\/span><span class=\"\">\u00a0atau\u00a0<\/span><a href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/jasa-desain-interior\/\"><span class=\"\">jasa desain interior<\/span><\/a><span class=\"\">\u00a0yang terintegrasi dengan perhitungan struktur yang akurat, tim profesional kami siap membantu. Kami menyediakan\u00a0<\/span><span class=\"\">jasa renovasi rumah terbaik<\/span><span class=\"\">\u00a0dengan pendekatan struktural yang aman dan estetika yang memukau.<\/span><\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Percayakan desain dan <a href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/jasa-renovasi-rumah\/\">jasa renovasi rumah<\/a> Anda kepada ahlinya. Dengan pengalaman bertahun-tahun, kami memastikan setiap elemen struktur di hitung dengan tepat sesuai standar SNI. Hubungi kami sekarang untuk <\/span><span class=\"\">konsultasi tentang jasa renovasi rumah<\/span><span class=\"\">\u00a0dan wujudkan hunian impian Anda dengan fondasi yang kokoh dan tampilan yang elegan!<\/span><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perhitungan kolom beton bertulang merupakan fondasi utama dalam memastikan kekuatan dan keamanan sebuah bangunan. Pada dasarnya, kolom berfungsi sebagai elemen vertikal yang menyalurkan beban dari struktur atas ke pondasi, sehingga kesalahan dalam perhitungan dapat berakibat fatal. Oleh karena itu, memahami cara menghitung kolom beton bertulang dengan benar menjadi keharusan bagi setiap perencana struktur. Selain itu, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9079,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[1,77],"tags":[261,262,260],"class_list":["post-9078","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-edukasi","tag-desain-kolom-beton","tag-kolom-beton-bertulang","tag-rumus-kolom-beton"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.3 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Perhitungan Kolom Beton Bertulang: Rumus &amp; Contoh<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perhitungan kolom beton bertulang lengkap dengan rumus, contoh desain, kebutuhan besi, sengkang, Pu, Mu, dan standar SNI 2847:2019.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perhitungan Kolom Beton Bertulang: Rumus &amp; Contoh\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perhitungan kolom beton bertulang lengkap dengan rumus, contoh desain, kebutuhan besi, sengkang, Pu, Mu, dan standar SNI 2847:2019.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Julfian Property Expert\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-02T12:45:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/julfian.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/perhitungan-kolom-beton-bertulang.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Juaniyuna\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Juaniyuna\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Juaniyuna\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c4fa8cf9a29c54dbc2c66d7f080a968d\"},\"headline\":\"Perhitungan Kolom Beton Bertulang: Rumus &#038; Contoh\",\"datePublished\":\"2026-09-02T12:45:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\\\/\"},\"wordCount\":1401,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c4fa8cf9a29c54dbc2c66d7f080a968d\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/perhitungan-kolom-beton-bertulang.webp\",\"keywords\":[\"desain kolom beton\",\"kolom beton bertulang\",\"rumus kolom beton\"],\"articleSection\":[\"Artikel\",\"Edukasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\\\/\",\"name\":\"Perhitungan Kolom Beton Bertulang: Rumus & Contoh\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/perhitungan-kolom-beton-bertulang.webp\",\"datePublished\":\"2026-09-02T12:45:57+00:00\",\"description\":\"Perhitungan kolom beton bertulang lengkap dengan rumus, contoh desain, kebutuhan besi, sengkang, Pu, Mu, dan standar SNI 2847:2019.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/perhitungan-kolom-beton-bertulang.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/perhitungan-kolom-beton-bertulang.webp\",\"width\":1200,\"height\":630,\"caption\":\"perhitungan kolom beton bertulang\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perhitungan Kolom Beton Bertulang: Rumus &#038; Contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/\",\"name\":\"Julfian | Executive Property Advisor\",\"description\":\"Properti Alam Sutera, BSD &amp; Gading Serpong\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c4fa8cf9a29c54dbc2c66d7f080a968d\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":[\"Person\",\"Organization\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c4fa8cf9a29c54dbc2c66d7f080a968d\",\"name\":\"Juaniyuna\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Julfian.jpeg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Julfian.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Julfian.jpeg\",\"width\":1000,\"height\":1000,\"caption\":\"Juaniyuna\"},\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Julfian.jpeg\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/julfian.com\\\/en\\\/author\\\/juancentauri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perhitungan Kolom Beton Bertulang: Rumus & Contoh","description":"Perhitungan kolom beton bertulang lengkap dengan rumus, contoh desain, kebutuhan besi, sengkang, Pu, Mu, dan standar SNI 2847:2019.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perhitungan Kolom Beton Bertulang: Rumus & Contoh","og_description":"Perhitungan kolom beton bertulang lengkap dengan rumus, contoh desain, kebutuhan besi, sengkang, Pu, Mu, dan standar SNI 2847:2019.","og_url":"https:\/\/julfian.com\/en\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/","og_site_name":"Julfian Property Expert","article_published_time":"2026-09-02T12:45:57+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/julfian.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/perhitungan-kolom-beton-bertulang.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Juaniyuna","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Juaniyuna","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/julfian.com\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/julfian.com\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/"},"author":{"name":"Juaniyuna","@id":"https:\/\/julfian.com\/#\/schema\/person\/c4fa8cf9a29c54dbc2c66d7f080a968d"},"headline":"Perhitungan Kolom Beton Bertulang: Rumus &#038; Contoh","datePublished":"2026-09-02T12:45:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/julfian.com\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/"},"wordCount":1401,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/julfian.com\/#\/schema\/person\/c4fa8cf9a29c54dbc2c66d7f080a968d"},"image":{"@id":"https:\/\/julfian.com\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/julfian.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/perhitungan-kolom-beton-bertulang.webp","keywords":["desain kolom beton","kolom beton bertulang","rumus kolom beton"],"articleSection":["Artikel","Edukasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/julfian.com\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/julfian.com\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/","url":"https:\/\/julfian.com\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/","name":"Perhitungan Kolom Beton Bertulang: Rumus & Contoh","isPartOf":{"@id":"https:\/\/julfian.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/julfian.com\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/julfian.com\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/julfian.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/perhitungan-kolom-beton-bertulang.webp","datePublished":"2026-09-02T12:45:57+00:00","description":"Perhitungan kolom beton bertulang lengkap dengan rumus, contoh desain, kebutuhan besi, sengkang, Pu, Mu, dan standar SNI 2847:2019.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/julfian.com\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/julfian.com\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/julfian.com\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#primaryimage","url":"https:\/\/julfian.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/perhitungan-kolom-beton-bertulang.webp","contentUrl":"https:\/\/julfian.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/perhitungan-kolom-beton-bertulang.webp","width":1200,"height":630,"caption":"perhitungan kolom beton bertulang"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/julfian.com\/perhitungan-kolom-beton-bertulang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/julfian.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perhitungan Kolom Beton Bertulang: Rumus &#038; Contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/julfian.com\/#website","url":"https:\/\/julfian.com\/","name":"Julfian | Executive Property Advisor","description":"Properti Alam Sutera, BSD &amp; Gading Serpong","publisher":{"@id":"https:\/\/julfian.com\/#\/schema\/person\/c4fa8cf9a29c54dbc2c66d7f080a968d"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/julfian.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":["Person","Organization"],"@id":"https:\/\/julfian.com\/#\/schema\/person\/c4fa8cf9a29c54dbc2c66d7f080a968d","name":"Juaniyuna","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/julfian.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Julfian.jpeg","url":"https:\/\/julfian.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Julfian.jpeg","contentUrl":"https:\/\/julfian.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Julfian.jpeg","width":1000,"height":1000,"caption":"Juaniyuna"},"logo":{"@id":"https:\/\/julfian.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Julfian.jpeg"},"url":"https:\/\/julfian.com\/en\/author\/juancentauri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/julfian.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9078","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/julfian.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/julfian.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/julfian.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/julfian.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9078"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/julfian.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9078\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9080,"href":"https:\/\/julfian.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9078\/revisions\/9080"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/julfian.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9079"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/julfian.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9078"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/julfian.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9078"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/julfian.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9078"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}